BERPIKIR DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Oleh : Muhammad Akbar
Sebagai makhluk sosial setiap manusia selalu mengadakan hubungan dengan manusia lain. Hubungan ini terjadi sejak manusia dilahirkan sampai meninggal dunia. Timbulnya hubungan antara manusia secara kodrati artinya mahkluk hidup sebagai manusia itu dikodratkan untuk selalu hidup bersama. Melaksanakan kodrat hidup sebagai proses kehidupan manusia yang terjadi dilakukan sejak lahir sampai meninggal dunia. Dan proses kodrati itu terjadi sejak manusia dikodratkan lahir terdiri dari jenis kelamin pria dan wanita; kedua jenis kelamin itu suatu waktu akan ada yang membentuk keluarga. Bagi setiap manusia dikodratkan memiliki kekayaan diperoleh selama hidupnya yang akan diberikan kepada yang berhak untuk melanjutkan kalau telah meninggal dunia. Proses kodrati ini akan dialami oleh setiap manusia, kecuali ada hal-hal yang menghalanginya, dan selalu berkaitan dalam hubungan antar sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Pengalaman hidup sehari-hari, kita sering diperhadapkan dengan berbagai permasalahan, yang selalu memaksa kita untuk menentukan pilihan di antara berbagai kemungkinan yang dapat diambil. Namun dalam menentukan pilihan tersebut, kita memerlukan beberapa faktor yang dapat dijadikan sebagai dasar. Dengan kata lain, bertolak dari adanya suatu kebutuhan, kita diperhadapkan dengan masalah, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dipilih untuk mengatasi masalah, memperkirakan hasil-hasil yang mungkin dapat dicapai jika memilih salah satu di antara berbagai kemungkinan itu, dan memilih salah satu bentuk penyelesaian masalah dari berbagai kemungkinan penyelesaian masalah yang ada.
Seseorang yang merasa lapar, membutuhkan makanan untuk mengatasi rasa laparnya. Apakah dia harus makan nasi, roti, buah-buahan, dan lain-lain. Di mana dan bagaimana ia bisa mendapatkan makanan itu, menyiapkannya di rumah, atau membeli di pasar, toko, warung, restoran, dan lain-lain.
Ilustrasi di atas memberikan gambaran bahwa sesungguhnya ketika kita diperhadapkan dengan suatu masalah, maka serentak kita berfikir untuk menyelesaikan masalah itu dengan suatu aktifitas berfikir dan pada akhirnya mengarahkan kita untuk mengambil suatu keputusan yang diyakini dapat menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.
